Dalam coaching, coach lebih banyak menggunakan pertanyaan, karena Coaching merupakan “The art of asking question”. Coach menggunakan kemampuannya untuk bertanya sehingga coachee mampu menemukan akar permasalahannya dan memunculkan solusinya sendiri. Coachee dianggap sesungguhnya sudah memiliki kemampuan yang memadai, sehingga coach tidak perlu membekalinya dengan pengetahuan teknis tambahan. Masalahnya lebih terkait dengan masalah psikologis seperti motivasi. Coaching jauh lebih personal dibandingkan training. Coaching membutuhkan pembangunan kedekatan dengan coachee, untuk mempermudah prosesnya. Karena itu dalam membangun suasana, coaching umumnya dibuka dengan pertanyaan atau obrolan ringan seputar keseharian coachee.

Waroeng Seni selain berusaha menggali potensi diri Coachee, juga menjadikan diri sebagi partner akuntabilitas untuk memastikan  Anda menjalankan hal-hal yang akan Anda lakukan. Karena Coaching adalah proses ketika Anda dibantu oleh seorang coach untuk mencapai sebuah tujuan/goal yang Anda tentukan.

Karakteristik Coaching

  • Menggali pemahaman dan solusi.
  • Membantu pemisahan antara perasaan dan fakta.
  • Menyampaikan pertanyaan dan mendengar dengan penuh perhatian.
  • Memfasilitasi rencana tindakan untuk mencapai tujuan.
  • Memberi ruang bagi individu untuk menentukan agenda dan iramanya secara eksklusif.
  • “Mendampingi” coachee, membantu meraih goalnya sendiri.
  • Memancing kesadaran tanggung jawab individu terhadap kesuksesannya sendiri.
  • Berupa sesi “satu lawan satu” secara individual.
WhatsApp Waroeng Seni whatsapp
Gulir ke Atas